Abstract :
Banyaknya permasalahan yang dijumpai dalam pembelajaran IPA di sekolah
dasar sehingga para siswa mengalami kesulitan untuk memahami konsep-konsep
yang diajarkan oleh guru cenderung menggunakan metode ceramah. Pembelajaran
IPA untuk anak-anak Sekolah Dasar diketahui lebih efektif bila dibangun dengan
menggunakan benda-benda konkrit sebagai dasar untuk membangun konsepkonsep ilmiah. Adapun beberapa masalah yang ada pada Sekolah Dasar Kartika
II-5 Bandar Lampung ialah sedikitnya pengetahuan tentang alat pembangkit
listrik, membawa alat praktik sendiri. Maka penting dibuat game edukasi
pengenanalan alat pembangkit listrik menggunakan sensor smartphone agar
pengetahuan siswa tentang alat pembangkit listrik semakin meningkat. Metode
pengembangan Game edukasi yang digunakan dalam laporan ini ialah Metodologi
Development Life Cicle (MDLC). Pengembangan ini memiliki 6 tahapan, yaitu
concept, design, material collection, assembly, testing dan distribution. Tujuan
dalam penelitian ini yaitu sebagai media hiburan, pembelajaran yang menarik bagi
siswa dengan tampilan user friendly dan memberi pengetahuan yang lebih banyak
kepada siswa supaya mengenali alat pembangkit listri. Dengan adanya tujuan
penelitian, game ini bisa digunakan sebagai media alternatif pembelajaran guru
dalam merubah cara belajar konvensional menjadi cara belajar simulasi game,
seingga dapat mengembangkan kreativitas anak.