Abstract :
Penyiraman tanaman adalah bentuk kegiatan yang dilakukan seseorang dalam
melakukan proses pemeliharaan tanaman, karena tanaman membutuhkan sebuah
asupan berupa air yang cukup, untuk memperoleh kebutuhan tumbuh dan
berkembang. Proses penyiraman yang dilakukan secara manual dapat menjadikan
tanaman tidak terawat dengan baik, karena waktu yang tidak efisien, kesesuaian air
yang dibutuhkan dapat kekurangan maupun kelebihan, sehingga membuat tanaman
tersebut kurang baik dalam pertumbuhannya.
Proses penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan
memanfaatkan alat penyiram tanaman otomatis berbasis Arduino dapat mengurangi
gagal panen pada bibit buah kakao. Sensor Soil Moisture sebagai alat untuk
mendeteksi kadar kelembaban tanah. Kemudian proses penanaman Bibit buah
kakao harus diperhatikan kelembapan dan pH media tanam yang digunakan,
sehingga harus diperhatikan dalam proses penyiramannya, dan dengan adanya
penyiraman tanaman otomatis Arduino tersebut mampu membantu menjaga
kelembapan bibit buah kakao menjadi baik.
Alat sistem penyiram tanaman otomatis berbasis Arduino ini dapat
melakukan penyiraman ketika kelembapan kurang dari 50%RH. Berdasarkan
penggunaan alat penyiraman otomatis berbasis arduino memperoleh hasil bahwa
bibit yang mengalami gagal panen sebesar 6,68%, hasil tersebut lebih baik jika
dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang penyiramannya masih secara menual.
Sehingga sistem penyiram tanaman otomatis berbasis Arduino ini mampu
mengurangi bibit kakao yang gagal panen.