Abstract :
Seorang pemain sepak bola untuk mendapatkan prestasi harus didukung
oleh penguasaan teknik dasar sepak bola yang baik. sebagai tolak ukur untuk
meningkatkan prestasi maksimal pada cabang olahraga yang ditekuni, seorang
pemain sepak bola perlu sekali memperhatikan faktor-faktor penentunya. Faktorfaktor penentu dapat disebutkan ada tiga faktor penting yaitu : teknik dasar ,kondisi
fisik dan psikologis saat di sesi latihan maupun disaat bermain.(Gumantan &
Mahfud, 2018). Selain faktor teknik dalam bermain faktor psikologis dan aspek
kondisi fisik sangat mengpengaruhi performa dalam bermian.
Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengetahui
peningkatan daya tahan kardiovaskuler melalui penerapan model latihan daya
tahan kardiovaskuler with the ball pemain sepakbola usia 14-17 tahun. Penelitain
ini mengunakan metode eksperimen dengan mengunakan desain One Group Pretest
Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 pemain SSB Bintang Utara
Pratama yang aktif berlatih dan tidak cedera dari populasi semua pemain SSB
Bintang Utara Pratama.
Hasil dari penelitian menunjukan bahwa model latihan daya tahan
kardiovaskuler with the ball permainan sepakbola sebesar 0.00 < 0.05 kemudian
kelompok control mendapatkan nilai signifikansi sebesar 0.873 > 0.05 maka dapat
disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan pada kelompok eksperimen.