Abstract :
Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui kontribusi mana yang lebih baik antara
powertungkai, dan daya tahan kekuatan otot lengan terhadap hasil bantingan bahu pada
atlet gulat putra Lampung tahun 2021. Metode yang di gunakan pada penelitian ini
adalah metode korelasi, tujuan utama dari penelitian korelasi adalah untuk mengetahui
ada tidaknya hubungan antara dua atau variabel atau lebih, apakah hubungan antara
positif atau negative, dan untuk mengukur derajat hubungan antara dua variabel atau
lebih yang dapat diukur. Cara penarikan sampel pada populasi ini berdasarkan secara
purposif, merupakan cara penarikan sampel yang dilakukan dengan memiliki subjek
berdasarkan kriteria spesifik yang ditetapkan peneliti. Peneliti mengunakan sampel
purposif , karena tidak semua populasi memiliki standar yang sesuai dengan standar
yang ditentukan oleh penulis. Analisis data pada penelitian ini mengunakan uji
hipotesis. Penelitian ini menggunakan dua variabel bebas dan satu variabel terikat,
variabel bebas yaitu X1 power tungkai dan X2 daya tahan kekuatan otot lengan
sedangkan variabel terikat Y kemampuan bantingan bahu. Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa terdapat kontribusi positif yang signifikan antara power tungkai
(X1) terhadap hasil keterampilan bantingan bahu (Y) pada Atlet gulat putra Lampung
sebesar 85% sedangkan Terdapat kontribusi positif yang signifikan antara daya tahan
kekuatan otot lengan (X2) terhadap hasil keterampilan bantinggan bahu (Y) pada Atlet
gulat putra Lampung sebesar 73,79% dan Terdapat kontribusi positif yang lebih
signifikan antara power tungkai (X1) dan daya tahan kekuatan otot lengan (X2)
terhadal hasil kemampuan bantingan bahu (Y) pada atlet gulat putra Lampung sebesar
85%.