Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional jemamok (bebentengan) dapat meningkatkan kemampuan biomotorik pada siswa SMA Negeri 1 Belalau dengan model dan modifikasi permainan. Metode pada penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan design penelitian One Group Pretest Posttest Design. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa SMA Negeri 1 Belalau kelas XI yang berjumlah 20 orang sampel yang diambil menggunakan teknik secara Simpel Rundom Sampling dan hanya menggunakan satu kelompok. Tahapan pelaksanaan pada penelitian ini diberikan pretest untuk mengetahui data awal dari siswa menggunakan instruman tes dari beberapa komponen biomotorik yaitu kelincahan, power, kecepatan. Kemudian setelah pelaksanaan pretest dilanjutkan dengan pemberian treatment menggunkan permainan jemamok (bebentengan) yang dilaksanakan sebanyak 12 kali pertemuan dengan modifikasi permainan dan yang terakhir pelaksanaan posttest untuk mengetahui perubahan hasil akhir yang terjadi setalah pemberian treatment. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat normalitas, homogenitas dan hipotesis. Hasil uji hipotesis tes kelincahan nilai thitung lebih besar dari ttabel (5,978 > 2,093). Dan hasil uji hipotesis tes power nilai thitung lebih besar dari ttabel (-5,194> 2,093). Dan yang terakhir hasil uji tes kecepatan nilai thitung lebih besar dari ttabel (4,398 > 2,093) dan nilai Signifikan 0,000 < 0,05 maka dari hasil ketiga tes kelincahan, power, kecepatan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari permainan tradisional jemamok terhadap peningkatan biomotorik pada siswa SMA Negeri 1 Belalau.