Abstract :
Bengkel September Auto Service (SAS) memiliki masalah yaitu proses antrian pelayanan dan perawatan mobil ford dilakukan manual, sehingga memberikan dampak kendaraan yang mengantri, sulitnya melihat riwayat kendaraan yang telah di perbaiki. Selain itu pemberian informasi kepada pelanggan hanya dapat diberikan secara lisan, jika terdapat pelanggan yang ingin menanyakan progress perbaikan kendaraan harus melalui telepon ataupun secara langsung datang terkadang tidak selalu direspon karena populasi pelanggan yang jumlahnya begitu banyak dan dalam pembuatan laporan pembelian, laporan penjualan dan laporan service kendaraan masih secara manual. Oleh sebab itu bengkel SAS sudah selayaknya memberikan inovasi untuk menangani permasalahan tersebut. Dalam pengembangannya, penulis menggunakan metode extreme programming, serta untuk pendekatan pembuatan sistem menggunakan paradigm pemrograman berbasis objek, dengan perancangan menggunakan UML. sistem antrian berbasis website dapat membantu mengatasi kesulitan mengantri dan proses perbaikan/service kendaraan karena penerapan konsep Single Channel Single Phase yang berperan saat pemeriksaan kendaraan mobil ford, dan sistem ini juga dapat mengelola pembelian dan penjualan sparepart mobil ford, membantu pelanggan dalam monitoring progress pengerjaan perbaikan kendaraan serta menyediakan laporan pembelian, penjualan dan laporan service yang lebih cepat dan akurat