Abstract :
Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh insentif pajak dan insentif non-pajak terhadap manajemen laba. Variabel independen dalam penelitian ini adalah insentif pajak yang terdiri dari perencanaan pajak dan beban pajak tangguhan; insentif non-pajak pajak yang terdiri dari earnings bath dan earnings pressure. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah manajemen laba. Objek penelitian ini yaitu perusahaan manufaktur subsektor farmasi yang terdaftar di bursa efek Indonesia pada periode 2017-2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah sampel yang didapat adalah 10 perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beban pajak tangguhan berpengaruh positif terhadap manajemen laba. Sedangkan perencanaan pajak, earnings pressure dan earnings bath tidak berpengaruh terhadap manajemen laba.