Abstract :
Selama kurang lebih dua tahun sejak 2020 berbagai belahan dunia sedang menghadapi wabah yaitu Covid-19. Akibatnya banyak perusahaan yang mengalami pertumbuhan ke arah negatif. Perusahaan yang mengalami pertumbuhan yang negatif dikhawatirkan mengalami kondisi financial distress saat pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh good corporate governance yang diproksikan dengan proporsi dewan komisaris independen dan komite audit, struktur kepemilikan yang diproksikan dengan kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional, serta ukuran perusahaan terhadap financial distress pada saat pandemi Covid-19. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020 saat terjadinya pandemi. Dengan menggunakan metode purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 56 perusahaan manufaktur. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel independen secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel dependen (financial distress). Sedangkan secara parsial variabel proporsi dewan komisaris independen, komite audit, kepemilikan manajerial dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap financial ditress. Sedangkan kepemilikan institusional berpengaruh signifikan terhadap financial distress pada saat pandemi Covid-19.