Abstract :
Pandemi Covid-19 memaksa pembelajaran pada TK Tunas Bangsa dilaksanakan secara daring menggunakan zoom meeting atau sejenisnya, hal ini membuat guru dan murid kesulitan karena pembelajaran yang biasanya dilakukan secara luring menggunakan alat peraga untuk pengenalan huruf dan angka. Berdasarkan hal tersebut penulis menawarkan alternatif aplikasi yang dapat mempermudah pembelajaran huruf dan angka. Aplikasi ini menggunakan teknologi Augmented Reality untuk menampilkan contoh setiap huruf dan angka di dunia nyata dalam bentuk animasi 3D dan informasi berupa audio, dengan menggunakan marker berupa buku yang penulis rancang sendiri. Metode yang digunakan dalam pembuatan apilkasi ini adalah metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Model ini terdiri dari enam tahapan dalam pengembangannya, yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing dan distribution. Hasilnya aplikasi ini dapat meningkatkan literasi dalam pembelajaran huruf dan angka menggunakan teknologi augmented reality berbasis aplikasi android. Dikembangkan dengan tiga gaya belajar (visual, auditori, dan kinestetik), dengan begitu pengguna dapat melihat, mendengar dan melakukan interaksi.