DETAIL DOCUMENT
PERANCANGAN USER INTERFACE DAN USER EXPERIENCE PADA APLIKASI CEGAH KEKERASAN SEKSUAL MENGUNAKAN METODE DESIGN THINKING (STUDI KASUS: KOTA BANDAR LAMPUNG)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Teknokrat Indonesia
Author
PUTRI, SHERLI MAHARANI
Subject
Metode Komputer 
Datestamp
2023-04-29 09:16:00 
Abstract :
Penelitian WHO mengidentifikasi kekerasan pasangan sebagai bentuk pelecehan yang paling banyak dilaporkan. Sekitar 641 juta wanita mengaku pernah mengalaminya. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menyebutkan 45,1 persen dari 14.517 kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia merupakan kasus kekerasan seksual. Terdapat 10.247 kasus kekerasan terhadap perempuan sepanjang tahun 2021. Meliputi prototype low sampai high-fidelity dan menampilkan alur navigasi dari satu fitur ke fitur lainnya berbasis mobile dengan hasil yang diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi korban dalam pencegahan kekerasan seksual, pengaduan, sosialisasi, pengelolaan, penampungan sementara, mediasi dan pendampingan terhadap korban kekerasan seksual. Design Thinking melibatkan lima fase: Emphasize, Define, Ideate, Prototype dan Testing. Hasil pengujian menunjukkan perbandingan pada kedua tahap tersebut dengan hasil sebagai berikut: 1. Pengukuran efektivitas menunjukkan, peningkatan pada aspek efektivitas sebesar 10 persen dengan tingkat penyelesaian sebesar 95 persen. 2. Pengukuran efisiensi menunjukkan bahwa peningkatan efisiensi pada desain aplikasi dengan menunjukkan penurunan jumlah waktu yang dibutuhkan (task time) sebesar 55,97 persen. 3. Pengukuran kepuasan memperoleh skor 80,5 poin yang menunjukkan bahwa pengguna menyukai aplikasi yang cegah kekerasan seksual (Cekal) dan akan merekomendasikannya. 
Institution Info

Universitas Teknokrat Indonesia