Abstract :
Investasi sangat penting bagi suatu negara, terutama pada saat ini ditengah masa pandemic karena investasi berperan penting dalam pemulihan perekonomian di Indonesia seperti halnya yang pertama investasi memiliki korelasi yang positif terhadap insfrastruktur pembangunan negara, pendapatan nasional yang naik akan mendukung upaya pembangunan dari pemerintah, sehingga pemerintah lebih giat daam membangun insfrastruktur guna menyokong dan menarik perhatian investor. Yang kedua, investasi akan menciptakan iklim bisnis. Semakin banyak investasi atau penanaman modal maka akan semakin banyak pula bisnis baru yang bermunculan. Yang ketiga, banyaknya bisnis yang bermunculan akan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, yang dimana secara jelas akan mendukung pertumbuhan daya beli konsumen. Dengan melihat kondisi saat ini dan yang telah diketahui bawasanya investasi sangat penting bagi suatu negara bahkan sangat penting guna untuk pemulihan ekonomi negara ditengah pandemic covid-19 khususnya negara Indonesia dan investasi juga berperan penting dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Sebagai mahasiswa yang merupakan asset bagi suatu negara sudah semestinya melek investasi guna untuk melatih kedisiplinan, mempersipakan masa depan yang cemerlang, mempersiapkan tabungan finansisal untuk masa yang akan datang dan juga membantu negara agar terhindar dari inflansi. Oleh sebab itu pada penelitian ini ingin mengetahui minat investasi pada mahasiswa khususnya pada mahasiswa di Provinsi Lampung, peneliti akan meneliti beberapa factor yaitu Pengetahuan Investasi,Motivasi Investasi dan Literasi Keuangan. pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling. Hasil penelitian ini motivasi investasi tidak berpengaruh signifikan terhadap minat investasi pada mahasiswa, sedangkan pengetahuan investasi dan literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap minat investasi pada mahasiswa. Dalam hal ini berarti motivasi investasi tidak lagi berpengaruh terhadap minat investasi pada mahasiswa dikarenakan dengan budaya mahasiswa yang konsumtif sehingga banyak mahasiswa yang masih belum berminat untuk berinvestasi.