Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengungkapan risiko terhadap kinerja keuangan perbankan syariah. Selanjutnya, penelitian ini juga melihat peranan komite risiko terhadap kinerja keuangan perbankan syariah. Variabel independen komite risiko diukur dengan 3 karakteristiknya, yaitu independensi anggota komite risiko, kualifikasi anggota komite risiko, dan ukuran komite risiko. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan yang diproxykan dengan return on asset (ROA). Penelitian menggunakan data sekunder yang berasal dari annual report website resmi perusahaan. Sampel perusahaan terdiri dari 13 perusahaan perbankan syariah yang ada di Indonesia selama periode 2018-2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode data panel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengungkapan risiko dan ukuran komite risiko berpengaruh terhadap kinerja keuangan, namun independensi dan kualifikasi anggota komite risiko tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan.