DETAIL DOCUMENT
Analisis Potensi Pemanenan Air Hujan Untuk Kebutuhan Air Domestik Pada Perumahan Imam Bonjol Kecamatan Kemiling
Total View This Week0
Institusion
Universitas Teknokrat Indonesia
Author
ALPAROQI, KOMAR
Subject
Ekonomi Teknik 
Datestamp
2023-10-16 04:26:10 
Abstract :
Pada perumahan imam bonjol yang terletak di kecamatan kemiling sering terjadi sebuah permasalahan dengan air domestik dimana sering terjadinya kekeringan air, potensi pemanfaatan air hujan dapat dijadikan alternatif pencarian sumber air baru untuk mengatasi pemasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa mampukah pemanenan air hujan dapat menggantukan air tanah dalam memenuhi kebutuhan air domestik. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Dengan menggumpulkan data hujan dari tahun 2012-2021, kebutuhan air baku, data luasan atap penangkapan air. Dari hasil penelitian ini didapatkan hasil bahwa tahun kering terjadi pada tahun 2012 dan tahun 2017, tahun basah terjadi pada tahun 2013 dan tahun 2020, dan tahun normal terjadi pada tahun 2014-2016, 2018, dan tahun 2021. Penggunaan air bersih pada rumah f14 sebesar 0,49 m3, f15 sebesar 0,61 m3. Pemanenan air hujan dapat menggantikan air tanah, untuk rumah 14 jika menggunakan tandon 2 m3 pada saat tahun kering pemanenan air hujan dapat menggantikan air tanah sebesar 41%, pada saat tahun basah pemanenan air hujan dapat menggantikan air tanah sebesar 62,99%, dan untuk tahun normal sebesar 55,30%. Adapun pada rumah f15 jika menggunakan tandon 2 m3 pada saat tahun kering pemanenan air hujan dapat menggantikan air tanah sebesar 40,6%, pada tahun basah sebesar 62,12%, dan pada tahun normal pemanenan air hujan dapat menggantikan air tanah sebesar 54,60%. Pemanenan air hujan pada perumahan imam bonjol di rumah f14 dan rumah f15 berpotensi untuk memenuhi kebutuhan air domestik untuk kebutuhan rumah tangga pada saat musim kemarau tiba namun hal ini hanya untuk penggunaan tandon yang berdimensi 2 m3, untuk tandon yang lebih kecil potensi pemanenan air hujan hanya berpotensi kurang dari 50% 
Institution Info

Universitas Teknokrat Indonesia