Abstract :
CV. XYZ adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi pakan ternak dan
menggunakan mesin hammermill untuk membantu mempercepat proses produksi.
Mesin hammermill merupakan mesin penggilingan yang berfungsi untuk
mengurangi ukuran partikel terutama kulit biji kopi yang berukuran sekitar 20 mm
hingga menjadi berdiameter 0,5 mm. Hammermill memiliki upper case yang
dipasang secondary blade yang memiliki fungsi untuk menghindari blocking.
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa secondary blade memiliki
dampak untuk mengurangi blocking yang terjadi pada mesin hammermill pada
proses penggilingan dengan cara mensimulasikan proses penggilingan ke dalam
perangkat lunak. Perangkat lunak yang digunakan adalah Solidworks flow
simulation dan Altair Edem. Hasil simulasi pada simulasi Solidworks flow
simulation menunjukkan bahwa dari udara yang dialirkan, hanya dapat lolos pada
area saringan yang kecil sedangkan dari hasil simulasi menggunakan Altair Edem
dengan menggunakan secondary blade dapat mengeluarkan partikel sebanyak 336
partikel sedangkan tanpa secondary blade hanya dapat mengeluarkan partikel
sebanyak 141 partikel dalam waktu yang sama yang membuktikan adanya
peningkatan produksi sebanyak 138 persen. Selain itu, karena mesin hammermill
digunakan untuk penggilingan maka akan terjadi getaran dalam proses
penggilingan sehingga dilakukan analisis menggunakan analisis modal dan
getaran bebas menggunakan perangkat lunak ANSYS 18.1 juga dilakukan untuk
menguji material pada komponen rotor. Adapun material yang diuji antara lain
VCN 150, carbon steel, dan titanium. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa
material carbon steel adalah material terbaik berdasarkan frekuensi natural dan
nilai deformasi.