DETAIL DOCUMENT
Uji Keragaman Bibit pada Tanaman Legum Pohon Turi Putih (Sesbania grandiflora) Genotip Lokal Malang sebagai Sumber Hijauan
Total View This Week0
Institusion
Universitas Brawijaya
Author
Amril, Denny Try Nanda
Subject
 
Datestamp
2024-01-23 03:02:13 
Abstract :
Tanaman turi putih (Sesbania grandiflora) merupakan salah satu jenis tanaman legum pohon yang secara masif telah dikembangkan sebagai sumber pakan terutama bagi ternak ruminansia. Disamping dimanfaatkan sebagai sumber hijauan pakan ternak dan sebagai pupuk hijau, tanaman turi sebagai salah satu sumber sayuran karena banyak dibudidayakan sebagai pembatas tanah di lahan sawah atau tegalan. Daun turi mengandung nutrisi yang cukup baik yaitu protein kasar 31,29%, lemak kasar 7,57%, serat kasar 27,88%, abu 7,34%, serta bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN) 28,02%. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2021 sampai bulan Januari 2022. Penanaman berlokasi di lahan percobaan Agrotechnopark Universitas Brawijaya, Cupak, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai keragaman karakter kuantitatif produksi hijauan pakan ternak pada genotip lokal meliputi panjang batang, berat batang, jumlah daun, berat daun, diameter batang, dan berathijauan dari beberapa parameter genotip lokal tanaman turi putih (Sesbania grandiflora). Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah benih tanaman turi putih genotip lokal Malang. Metode penelitian menggunakan cara percobaan (eksperimen) dengan bentuk rancangan lingkungan homogen. Parameter produksi hijauan yang diamati adalah jumlah daun, panjang batang, diameter batang, berat batang, berat daun, dan berat hijauan pada umur 80 hari setelah tanam. Analisis data menggunakan nilai keragaman dibandingkan standar deviasinya untuk menentukan luas atau sempitnya keragaman. Hasil penelitian keragaman karakteristik produksi hijauan tanaman turi putih (Sesbania grandiflora) genotip lokal Malang menunjukkan bahwa nilai ragam dibanding dengan 2 kali standar deviasinya untuk karakter kuantitatif panjang batang dan jumlah daun berturut-turut 213,07 cm > 29,2 cm dan 78479,62 helai daun > 560,28 helai daun sehingga masuk dalam kategori keragaman yang luas. Demikian juga pada karakter kuantitatif berat daun, berat batang dan berat hijauan berturut-turut 2110,25 g > 91,88 g; 4090,42 g > 127,92 g; dan 11798,95 g > 217,24 g juga masuk dalam kategori keragaman yang luas. Sedangkan untuk karakter kuantitatif diameter batang pada tanaman turi putih nilai ragam lebih kecil dibanding dengan 2 kali standar deviasi yaitu 0,14 cm < 0,74 cm sehingga masuk dalam kategori keragaman sempit. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu meskipun populasi tanaman turi putih (Sesbania grandiflora) genotip lokal Malang memiliki keragaman yang sempit pada karakter kuantitatif diameter batang tanaman turi putih masih bisa digunakan sebagai bahan materi seleksi dalam perbaikangenetik tanaman khususnya pada karakter produksi hijauan karena memiliki keragaman yang luas pada karakter kuantitatif berat hijauan, panjang batang, berat batang, jumlah daun dan berat daun. 
Institution Info

Universitas Brawijaya