Abstract :
Struktur masyarakat kapitalis, menurut Marx, terbagi menjadi dua kelas, yaitu kelas borjuis (kelas kapitalis) dan kelas proletariat (kelas pekerja), dimana kelas borjuis mempunyai kedudukan lebih tinggi dibandingkan kelas proletar. Kaum borjuis memiliki kekuasaan dan sumber daya yang besar dalam masyarakat karena posisi mereka, dan tindakan serta keputusan mereka dapat berdampak signifikan terhadap kehidupan orang lain. Oleh sebab itu, mengkaji orang-orang yang berada di puncak hirarki ini penting untuk dilakukan. Film The Menu (2022) karya Mark Mylod menunjukkan perilaku kelas ini dalam konteks dunia kuliner dan menyoroti elitisme dalam industri fine dining. Penelitian ini bertujuan untuk menekankan perilaku yang menjadi ciri kelas kapitalis dan menganalisis potensi implikasi dari tindakan mereka. Penggunaan perspektif Marxis untuk mengkaji data memungkinkan diskusi untuk fokus pada kaum tindakan borjuis dan hubungannya dengan struktur kapitalisme yang lebih luas. Mengenai data yang berasal dialog dan still shot, studi film juga digunakan untuk menginterpretasi makna adegan lewat unsur sinematiknya. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kaum borjuis dalam film tersebut digambarkan dengan memiliki sifat revolusioner untuk mengubah lanskap di masyarakat, penekanan kuat pada uang dan pengejaran ekonomi, serta gaya hidup yang didorong oleh konsumsi berlebihan. Selain itu, tindakan-tindakan ini diarahkan untuk keuntungan kelas mereka, seperti mempertahankan status sosial, menegaskan kekuasaan, dan melanggengkan hirarki kelas, yang pada akhirnya berdampak pada masyarakat secara keseluruhan. Peneliti lain yang ingin menganalisis film yang sama disarankan untuk menganalisis film ini dari sudut pandang kelas pekerja (diwakili oleh Chef), dengan mengeksplorasi tema alienasi kelas pekerja dalam Marxisme.