Institusion
Universitas Brawijaya
Author
Mahyairudin, Mohammad
Prof. Luchman Hakim, S.Si., M.Agr., Ph.D
Dr. Ir. Anthon Efani, MP
Subject
Datestamp
2024-05-29 07:36:34
Abstract :
Pariwisata merupakan suatu gagasan dan paradigma baru khususnya bagi
pemerintah Indonesia dalam hal meningkatkan perekonomian dan meningkatkan
popularitas negara dan daerah. Indonesia sendiri memiliki banyak hal yang bisa
dijadikan sebagai tujuan wisata, mulai dari lautnya yang sangat luas serta
banyaknya jenis dan keindahan daratannya. sektor pariwisata memiliki potensi
menjadi pendorong utama dalam peningkatan perekonomian dan menjadi
industri yang mengglobal. Pariwisata bisa menjadi alat pengembangan yang
potensial, menghasilkan pertumbuhan ekonomi, diversifikasi ekonomi,
mengurangi kemiskinan dan menciptakan hubungan timbal balik dengan
produksi lain dan sektor penyedia jasa. Jika suatu negara mempunyai destinasi
wisata yang dapat diunggulkan dan mempunyai potensi untuk berkembang
pesat, maka hal tersebut dapat menjadi ujung tombak daya saing perekonomian
negara tersebut. Begitu banyak sekor-sektor pariwisata yang tersebar di
Indonesia salah satunya berada di Desa Trate Kecamatan Sugihwaras
Kabupaten Bojonegoro yang bernama ?Desa Wisata Trate?, destinasi wisata ini
dibentuk oleh Pemerintah Desa Trate dan dikelola oleh kelompok masyarakat
yang dituangkan dalam Suarat Keputusan Kepala Desa Trate Tentang
penetapan dan pengesahan pengelola/pengurus Kelompok Sadar Wisata
(Pokdarwis). Pengembangan Desa Wisata Trate menawarkan suasana
keindahan alam pedesaan dan keaslian sosial budaya masyarakat lokal dan ada
beberapa wahana yang tersedia didalamnya seperiti Kolam renang untuk anakanak, flaying fox, ATV (All Terrain Vehicle), spot-spot foto yang indah dan ada
beberapa satwa/hewan yang ada. Namun wisata ini masih perlu
mengembangkan potensi-potensi yang ada dikarenakan wisata ini masih
ditemukan problematika yaitu ada beberapa fasilitas wisata yang kurang
memadai sehingga akan timbul ketidak nyamanan terhadap pengunjung,
Sampah yang berserakan sebagian sampah juga akan mengurangi keindahan
yang ada di wisata tersebut,dan perkembangan pariwisata menjadi monoton berupa daya tarik wisata yang sudah terkenal, tanpa inovasi-inovasi yang
menghubungkan potensi alam, budaya, dan kreatifitas masyarakat setempat,
serta tidak ada kesamaan atau persamaan antara satu objek wisata dengan
objek wisata lainnya dan ada tren baru terhadap objek wisata yang secara
bertahap ditinggalkan oleh wisatawan. Salah satu terobosan inovasi yang perlu
dilakukan adalah pengembangan desa wisata. Berdasarkan penjelasan tersebut,
tujuan dari penelitian ini yaitu pertama untuk mengetahui status dan kondisi
dalam aspek 3 A (Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas) yang ada di Desa Wisata
Trate, kedua untuk menganalisis faktor-faktor Internal dan Eksternal yang
mempengaruhi perkembangan Desa Wisata Trate, ketiga menyusun strategi
pengembangan Desa Wisata Trate berbasis masyarakat untuk memanfaatkan
dan mengoptimalkan potensi Desa Wisata Trate.
Selain itu juga dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
penjelasan deskriptif, berfokus pada pengetahuan tentang suatu fenomena
tertentu terkait strategi pengembangan desa wisata trate. Lokasi penelitian ini
berada di Desa Trate Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro. Focus
pada penelitian ini adalah potensi Desa Wisata Trate yang meliputi hubungan
yang terjalin antara alam dan lingkungan serta masyarakat yang disesuaikan
dengan faktor-faktor kunci dari Desa Trate, strategi untuk mendukung
perlindungan lingkungan hidup dengan penekanan pada lingkungan fisik atau
alam yang dikembangkan untuk Desa Wisata Trate, serta perumusan strategi
menggunakan Analisis SWOT. Sumber data primer berupa hasil wawancara
kepada pengunjung, pengelola Desa Wisata, Pemerintah Desa, masyarakat,
observasi mengamati secara langsung obyek penelitian dan dokumentasi
memfoto atau mendokumentasikan semua kegiatan penelitian sedangkan data
sekunder meliputi seluruh data yang berkaitan dengan pengembangan potensi
wisata berupa Perdes, perkades, profil desa maupun yang lainnya.
Hasil peneltian ini menjukan bahwa Desa Wisata Trate mempunyai aspek 3A
yaitu pertama Atraksi meliputi keindahan pemandangan alam yang alami,
wahana-wahana yang tersedia didalam wisata (Kolam renang anak-anak, ATV,
Flyng Fox, spot selfi) dari wahana-wahana yang ada didalam Desa Wisata Trate
perlu adanya pengembangan lagi. Kedua Aksesibilitas menuju wisata ini sudah
cukup baik dengan kondisi jalan aspal dan masuk jalan masuk ke wisata ini
sudah dipaving blok. Ketiga amenitas merupakan sarana dan prasarana yang ada di Desa Wisata meliputi gazebo, kamar mandi / toilet umum, tempat ibadah
(mushola), kantin, lahan parker dan transportasi, dari aspek amenitas sudah
cukup lumayan bagus namun perlu adanya pengembangan maupun perbaikan
yang terletak pada kamar mandi/tolilet umum, mushola, kantin. Dalam penentuan
strategi pengembangan Desa Wisata Trate menggunakan analisis SWOT
dengan mempertimbangkan matrik IFAS dan EFAS diperelohen Strenght
Opportunitoes (SO) meliputi strategi meningkatkan pelayan