Abstract :
Lean manufacturing merupakan salah satu konsep yang digunakan sebagai
strategi perusahaan manufaktur agar tetap exist di persaingan industri dengan cara
mengurangi 7 (tujuh) pemborosan (seven waste). PT Trafoindo Prima Perkasa
merupakan salah satu perusahaan industri manufaktur instrumen listrik berupa
trafo yang sedang berusaha mengurangi pemborosan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui proses produksi yang terjadi di production line dry type
transformer sudah optimal atau belum dan upaya perbaikan untuk meminimasi
pemborosan tersebut. Jenis penelitian ini merupakan exploratory research yang
menjelaskan mengenai fenomena pemborosan terjadi di production line dry type
transformer. Penelitian ini menggunakan metode value stream mapping (VSM)
dengan alat analisis value stream analysis tools (VALSAT) dan process activity
mapping (PAM). Berdasarkan hasil penelitian, pemborosan yang terjadi berupa
transportation (23,88%), motion (21,64%), waiting (18,65%), inventory (10,44%),
defect (8,96%), over-processing (8,71%), dan over-production (7,72%). Current
state mapping menunjukkan jumlah production lead time selama 13 hari 5 jam
dengan processing time selama 68 jam lebih 8 menit. Adapun setelah dilakukan
rekomendasi perbaikan dengan meminimasi adanya pemborosan, hasil future state
mapping menunjukkan adanya pengurangan jumlah production lead time menjadi
10 hari lebih 5 jam dan pengurangan jumlah processing time menjadi 51 jam lebih
1 menit.