Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh accounting disruption
terhadap kualitas audit dengan beban kerja audit sebagai variabel intervening pada
Kantor Akuntan Publik di Kota Malang. Metode penelitian ini menggunakan
metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data primer dengan
teknik penggumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 56 sampel
penelitian dengan metode convenience sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa adanya accounting disruption memberikan pengaruh positif terhadap
kualitas audit secara langsung dan memberikan pengaruh negatif terhadap beban
kerja audit. Beban kerja audit berpengaruh negatif terhadap kualitas audit serta
terdapat pengaruh disrupsi akuntansi pada kualitas audit melalui mediasi beban
kerja audit. Perubahan teknologi informasi pada bidang akuntansi perusahaan
memberikan kemudahan pada auditor dalam menelusuri bukti audit sehingga dapat
meningkatkan kualitas audit.