Abstract :
Penelitian ini merupakan taraf awal untuk mencari alternatif KB pada pria yang efektif, aman, murah dan dapat diterima oleh masyarakat. Bahan penelitian adalah daun saga dalam bentuk ekstrak metanol air fase etil asetat dengan kadar 0,4% sebanyak 100 µl untuk tiap l0O µl sperma, kadar 0,6% sebanyak 100 µl untuk tiap 100p l sperma dan selanjutnya dilakukan proses
yang sama untuk kadar ekstrak 0,8%. Sebagai pembanding dipakai kontrol positif Nonoxinol-9 dan kontrol negatif medium Earle's. Setelah diambil sampel spermatozoa 100 µl ditambah 100 µl bahan uji, pengamatan dilakukan pada
interval waktu 0, 30, 60, 90, dan 120 menit.
Pada waktu 60 menit altivitas menghambat motilitas dan viabilitas ekstrak konsentrasi 0,8% memberikan penekanan terhadap motilitss sebesar 2,2 kali dan viabilitas sebesar 1 45 kali dibanding kontrol ncgarif. Pada konsentrasi
0,6% memberikan penekanan motilitas sebesar 1,4 kali dan viabilitas sebesar 1,3 kali, sedangkan pada konsentrasi 0,4% memberikan penekanan motilitas sebesar 1,25 kali dan viabilitas sebesar 1,2 kali dibanding kontrol negatif
Bertambahnya waktu dapat mempengaruhi penekanan motilitas dan viabilitas, hal ini terbukti pada 60 menit motilitass permatozokao ntrol negatif terjadi penurunan
sebesar 12% dan viabilitas sebesar 10,6%.