DETAIL DOCUMENT
Studi Penggunaan Antibiotik Tanpa Resep Dokter di Beberapa Apotek Kecamatan Rungkut Surabaya
Total View This Week0
Institusion
Universitas Surabaya
Author
WUWUR, LAURENSIA NATALIA
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2014-04-08 10:03:46 
Abstract :
Intensitas penggunaan antibiotik yang relatif tinggi menimbulkan berbagai permasalahan dan merupakan ancaman global bagi kesehatan terutama resistensi bakteri terhadap antibiotik. Penerapan regulasi perdagangan antibiotik yang tidak tepat/tegas dapat mendorong penyalahgunaan antibiotik dan menimbulkan masalah serius dalam pengelolaan infeksi. Karena semakin banyak timbul masalah tentang resistensi antibiotik maka perlu dilakukan penelitian untuk melihat bagaimana penggunaan antibiotik tanpa resep dokter, khususnya di wilayah Kecamatan Rungkut, Surabaya pada periode mei sampai juni 2012. Penelitian ini merupakan penelitian observasional (non eksperimental), yang bersifat prospektif dan dianalisa dengan metode deskriptif. Teknik pemilihan sampel bersifat non probability sampling secara quota sampling. Data yang dianalisis meliputi tingkat kesadaran terhadap penggunaan antibiotik, perilaku dan faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi antibiotik tanpa resep dokter. Dari hasil penelitian didapatkan semua (133) responden pernah menggunakan antibiotik tanpa resep sebelumnya, dan tingkat kesadaran responden masih rendah. Dari hasil wawancara singkat dengan responden ditemukan antibiotik yang paling sering diminta dalam pelayanan tanpa resep dokter adalah amoxicillin, jenis penyakit yang paling banyak diobati responden dengan antibiotik adalah radang tenggorokan. Alasan utama pasien menggunakan antibiotik tanpa resep adalah karena sudah pernah menggunakan antibiotik tersebut sebelumnya (81,9%), sedangkan ditinjau dari pertimbangan biaya 50,4% responden menjawab uang bukan masalah dan 30,1% menjawab karena masalah keuangan. 
Institution Info

Universitas Surabaya