Abstract :
Telah dilakukan penelitian terhadap efek jamu X terhadap aktivitas serum glutamat oksalat transaminase (SGOT) dan serum glutamat piruvat transaminase (SGPT) tikus putih jantan yang meningkat akibat induksi CCl4 dalam rangka usaha membuktikan khasiat jamu X sebagai obat terhadap hepatitis.
Penelitian ini menggunakan hewan coba tikus putih (Rattus norwegicus) galur wistar. Jumlah hewan coba sebanyak 20 ekor, jenis kelamin jantan umur 2-3 bulan dengan berat badan masing-masing 130-200 gram. Hewan coba dibagi secara acak dalam empat kelompok : kelompok air, minyak, CCl4 dan jamu yang diberikan perlakuan menurut kelompoknya masing-masing. Sampel darah untuk pengukuran aktivitas SGOT dan SGPT diambil pada awal penelitian. Hari ke-1 (setelah induksi CCl4 1ml/kg BB untuk kelompok CCl4 dan jamu), hari ke-4 dan ke-7 (setelah pemberian jamu x selama 3 dan 6 hari). Jamu X diberikan sekali sehari dengan volume pemberian 6ml/kg BB. Dari data aktivitasnya pada hari ke-4 dan ke-7, kemudian diolah dengan cara statistik analisis varians klasifikasi ganda (TWO-WAY ANOVA).
Diperoleh hasil bahwa jamu X dapat menurunkan aktivitas SGOT maupun SGPT tikus putih jantan yang meningkat karena pemberian karbon tetra klorida 1 ml/kg BB.Penurunan maksimum terjadi hingga pada hari ke-4 baik untuk SGOT maupun SGPT. Adapun efek penenurunan yang terjadi pada kelompok CCl4 dan jamu juga dipengaruhi adanya kemampuan regenerasi sel hati