Abstract :
Telah dilakukan penelitian aktivitas penolak serangga dari fraksi hidrokarbon minyak atsiri rimpang segar Dringo (Acorus calamus L.) serta profil KLT spektrofotodensitometri dan kromatografi gasnya. Penelitian ini dilakukan berdasarkan pernyataan Wonohadi (2003) bahwa rimpang segar Dringo (Acorns caiamus L.) atau minyak atsirinya memillki aktivitas penolak serangga terhadap bioindikator kutu beras (Calandra oryzae L.). Untuk mengetahui komponen minyak atsiri yang mempunyai aktivitas penolak serangga maka dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji aktivitas penolak serangga terhadap kutu beras (Calandra oryzae L.) dari fraksi hidrokarbon minyak atsiri rimpang segar Dringo (Acorus calamus L.). Minyak atsiri rimpang segar Dringo (Acorus calamus L,) diperoleh dengan cara penyulingan dengan air. Komponen-komponen minyak atsiri dipisahkan dengan kromatografi kolom menggunakan fase diamsilika gel 60, fase gerak heksan danetil asetat, sehingga didapatkan fraksi hidrokarbon dan fraksi hidrokarbon teroksigenasi minyak atsiri rimpang segar Dringo (Acorus calamus L.). Fraksi hidrokarbon minyak atsiri rimpang segar Dringo (Acorus calamus L.) yang didapat tidak berwarna dan tidak berbau. Hasil analisa KLT fraksihidrokarbon minyak atsiri rimpang segar Dringo (Acorus calarnus L.) didapatkan empat buah nodal sedangkan secara KLT spektrofotodensitometri hanya menunjukkan dua buah puncak.