Abstract :
Arus globalisasi membuat pilihan bisnis dan peluang pasar yang ada
semakin terbuka lebar. Masalah ekspor dan impor dewasa ini tidak lagi
sekedar memenuhi kebutuhan saja, tetapi telah meningkat menjadi suatu
keharusan bagi badan usaha yang ingin berkembang. Penyebabnya tidak
lain karena pasar dalam negeri yang sangat terbatas sehingga perlu
memasuki pasar internasional yang cakupannya lebih luas.
Tindakan ekspor impor yang dilakukan oleh suatu badan usaha
menyebabkan transaksi daIam badan usaha tersebut banyak didominasi
dengan mata uang asing, diinana tingkat kurs mata uang asing terhadap
Rupiah kerap kali berfluktuasi, baik menguat atau melemah.
Dalam badan usaha yang melaksanakan transaksi penjualan dan
pembelian secara kredit dalam valuta asing, terdapat senggang waktu antara
saat terjadinya transaksi dan saat penerimaan atau pembayaran tunai.
Adanya senggang waktu tersebut memungkinkan terjadinya perubahan
tingkat kurs. Untuk mencatat timbulnya transaksi dalam valuta asing, maka
nilai yang didenominasi dalam mata uang asing tersebut terlebih dahulu
diubah ke mata uang lokal.