Abstract :
Suatu penelitian yang dilakukan terhadap tanaman
Melissa officinalis menunjukkan bahwa ada perbedaan
kadar minyak atsiri pada bagian tanaman. Minyak atsiri
yang disuling dari bahan segar maupun bahan kering,
bervariasi dalam sifat fisiko-kimia dan komposisi
kimianya. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan
pada tanaman Salix sp, ternyata metode pengeringan
berpengaruh pada kandungan senyawa-senyawa fenolnya .
Berdasarkan contoh-contoh penelitian diatas,
ingin diketahui apakah terdapat persamaan/perbedaan
kadar dan kualitas minyak atsiri pada daun dan buah
Callistemon coccineus yang dikeringkan, dan apakah ada
persamaan/perbedaan profi1 kromatogram antara bahan
segar dan bahan kering . Dari hasil penelitian disi mpulkan bahwa antara
daun kering dan buah kering ternyata terdapat perbedaan
kadar minyak atsirinya, sedangkan profi1 kromatogram
dan kandungan utamanya sama yaitu sineol, 3-carene,
a-terpineol, 4- terpineol , Iinalool, dan p- cymene.
Profil kromatogram antara bahan segar dan bahan
kering menunjukkan adanya perbedaan . Ha1 ini menunjukkan
bahwa pengeringan berpengaruh terhadap komposisi
kandungan minyak atsiri Ca lli stemon coccineus F. Muell .