Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah opini audit
berhubungan dengan earnings management, yang diproksikan dengan
absolute abnormal accrual (ABDA). Selain itu, penelitian ini juga melihat
bagaimana keterkaitan antara opini audit, earnings management dengan
penggunaan jasa KAP Big 4 atau jasa auditor spesialis industri. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini
adalah semua badan usaha sektor dagang, jasa dan investasi yang terdaftar
di BEI periode 2010-2012 yang memenuhi kriteria yakni sejumlah 225
sampel. Penelitian ini menggunakan Binary Logistic Regression.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat absolute abnormal
accrual tidak mempengaruhi kecenderungan opini audit yang diberikan
oleh auditor terhadap suatu perusahaan, baik auditor tersebut adalah KAP
Big 4 atau non-Big 4 maupun KAP dengan spesialisasi industri atau tanpa
spesialisasi industri. Perusahaan dengan tingkat ABDA yang tinggi belum
tentu menerima opini audit qualified dan begitu pula sebaliknya.
Pengetahuan ini diharapkan dapat dijadikan salah satu pertimbangan
investor, pemegang saham dan kreditur bahwa auditor memberikan opini
audit tidak berdasarkan seberapa besar earnings management yang
dilakukan perusahaan, melainkan melihat seberapa wajar laporan keuangan
disajikan. Melihat hal tersebut, maka para pengguna laporan keuangan
diharapkan untuk lebih intensif dalam mengumpulkan informasi dan lebih
teliti dalam menganalisa perusahaan, tidak hanya sekadar memakai laporan
keuangan sebagai dasar penilaian.