Abstract :
Telah dilakukan penelitian perbandingan daya antibakteri fraksi kloroform
(kandungan semi polar) buah dan daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap
pertumbuhan Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan kesetaraannya dibandingkan
tetrasiklin HCI. Serbuk buah dan serbuk daun mengkudu difraksinasi secara
soxhletasi dengan pelarut n-heksan, kloroform dan etanol 96%. Penelitian dilakukan
terhadap fraksi kloroform buah dan fraksi kloroform daun mengkudu. Uji daya
antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar menggunakan cylinder cup dan
didapat hasil positif menghambat Staphylococcus aureus ATCC 25923. Hasil analisis
statistik perbandingan daya antibakteri fraksi etanol buah mengkudu dan fraksi etanol
daun mengkudu, didapat fraksi kloroform buah mengkudu lebih besar daya
antibakterinya dibandingkan dengan fraksi kloroform daun mengkudu. Kesetaraan
daya antibakteri fraksi kloroform buah mengkudu konsentrasi 20% dan 40% setara
dengan larutan Tetrasiklin HCI konsentrasi 0,809 mg/L dan 0,693 mg/L. Pada larutan
uji fraksi kloroform mengkudu konsentrasi 30% setara dengan Tetrasiklin HCl
konsentrasi 0,434 mg/L, sedangkan larutan uji fraksi kloroform buah mengkudu
konsentrasi 30% dan fraksi kloroform daun mengkudu konsentrasi 20% dan
40%tidak dapat disetarakan.