DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Ekstrak Fraksi Kloroform Daun Pepaya (Carica Papaya Linn) Terhadap Daya Hambat Pertumbuhan Plasmodium Falciparum Secara In Vitro
Total View This Week0
Institusion
Universitas Surabaya
Author
Lina, Hioe
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2014-04-11 10:13:42 
Abstract :
Penyakit malaria masih menjadi mssalah kesehatan dalam masyarakat dan telah ditemukan bahwa Plasmodium Falciparum yang resisten terhadap kloroquin, maka perlu adanya usaha pencarian obat baru yang lebih manjur dan murah baik yang berasal dari tanaman maupun sintesis. Untuk melakukan pengujian efek antimalaria secara invitro diperlukan biakan Plasmodium Falciparum. Yang dipakai adalah G-2300. Medium biak yang digunakan adalah RPMI 1640. HEPES buffer, Gentamisin sulfat. NaHC03, serum dan sel darah merah manusia. Biakan disimpan dalam inkubator C02 pada suhu 37°C. Medium biak diganti setiap 24 jam. Stadium Plasmodium falciparum yang diperlukan untuk pengujian efek antimalaria adalah tropozoit muda yang berbentuk cincin (ring). Untuk mendapatkan stadium ring perlu dilakukan sinkronisasi dengan menggunakan larutan sorbitol 5%. Uji efek antimalaria dilakukan dalam mikroplate. Ke dalam mikroplate yang telah diberi bahan uji dengan berbagai konsentrasi diberi 50 µl suspensi Plasmodium falciparum, kemudian diinkubasi dalam inkubator CO2 pada suhu 37°C selama ± 20 jam dan tidak lebih dari 24 jam. Kemudian untuk mengamati hasilnya dibuat preparat tetes darah tebal dan diwarnai dengan pewarna Giemsa. Yang dihitung sdalah jumlah skizon yang hidup dan intinya sama dengan 3 atau lebih dari 3 dihitung terhadap 200 aseksual parasit. Dari hasil pengamatan diperoleh babwa ekstrak fraksi kloroform daun Carica papaya Linn mempunyai aktivitas menghambat pertumbuhan Plasmodium falciparum secara in vitro. Pada pengamatan ini diketahui bahwa semakin besarnya konsentrasi maka semakin besar pula daya hambatnya terhadap Plasmodium falciparum. Dari hasil penelitian ekstrak fraksi kloroform daun Carica papaya Linn dengan kadar 2.107 mcg/L mempunyai daya hambat pertumbuhan Plasmodium falciparum paling tinggi 
Institution Info

Universitas Surabaya