Abstract :
Depresi merupakan kondisi psikiatrik yang reversibel, depresi juga
merupakan kondisi patologis yang mempengaruhi tubuh, suasana hati dan pikiran
yang ditandai dengan gangguan-gangguan fisiologis, kognitif dan psikomotor.
Metode-metode uji aktivitas antidepresi yang digunakan antara lain adalah
Metode Waterwheel dan Metode Forced Swimming Test yang merupakan metode
yang menghubungkan keadaan depresi dengan perilaku dan aktivitas motorik
hewan coba. Penelitian untuk membandingkan antara Metode Waterwheel dengan
Metode Forced Swimming Test dalam uji khasiat antidepresi ekstrak air rim pang
Acarus calamus, L kadar 80 % (dosis 12g/kg BB) mencit putih jantan dengan
waktu pemberian malam hari menggunakan 40 ekor mencit. 20 ekor mencit pada
masing-masing metode dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 10 ekor kelompok
kontrol dan 10 ekor kelompok uji. Mencit kelompok kontrol diberi aquadem 0,3
ml/20 g BB peroral. Mencit kelompok uji diberi ekstrak air rimpang Acarus
calamus, L kadar 80 % sebanyak 0,3 ml/20 g BB peroral. Hasil penelitian dengan
menggunakan Uji T sampel tidak berpasangan pada rata-rata % efektifitas Metode
Waterwheel dan Metode Forced Swimming Test menunjukkan tidak ada
perbedaan secara bermakna, sehingga dapat disimpulkan bahwa uji aktivitas
antidepresi tidak dipengaruhi oleh perbedaan metode yang digunakan. Kedua
metode tersebut sama-sama baik apabila digunakan untuk melakukan uji aktivitas
antidepresi dengan pemberian ekstrak air Acarus calamus, L kadar 80 % ( dosis
12g/kg BB).