Abstract :
Telah dilakukan penyalutan partikel asetosal
dengan bahan penyalut enterik HPMCP dengan kadar 7,5%
dan 10% menggunakan dua teknik dari metode
mikroenkapsulasi yaitu teknik penyalutan panci dan
teknik penguapan penyalut. Kemudian dilakukan telaah banding terhadap 1aju pelarutan asetosal dari keempat macam granulat salut enterik dengan parameter efisiensi pelarutan secara statistik metode anava ganda dilanjutkan uji LSD dengan taraf kemaknaan 0, 05. Ternyata efisiensi pelarutan asetosal dengan kedua teknik tersebut. menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna (? = 0,05) dimana teknik penyalutan panci mempunyai efisiensi pelarutan yang lebih besar daripada teknik penguapan pelarut.