Abstract :
Mikroorganisme yang meliputi jamur, ganggang dan bakteri, diketahui dapat dipcrrgunakan sebagai salah. satu bahan pcnyerap alami (biosorbent) Untuk menanggulangi limbah yang mengandung logam berat. Pada penelitian ini ingin diketahui pengaruh debris sel bakteri Bacillus subtilis yang telah dimatikan dengan otoklaf (121 °C, 15 menit) terbadap kadar logam Pb dalam larutan. Bakteri dicampur dengan larutan yang mengandung logam Ph 20 bpj, didiamkan selama satu jam, kemudian disarin dan kadar logam Pb yang tersisa diperiksa dengan Inductively Coupled Plasma Spectrometer (ICPS). Perhitungan dilakukan dengan membandingkan konsentrasi logam mula-mula terhadap konsentrasi logam setelah penyaringan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa sel-sel Bacillus subtilis yang berjumlah 1,1 x 108 dapat mengmangi kadar logarn Pb
sebanyak 1,51% dari konsentrasi awal.