Abstract :
Telah dilakukan uji daya antibakteri fraksi heksan, kloroform dan etanol rimpang
Temu Giring (Curcuma heyneana Val & Van Zijp) terhadap pertumbuhan Sarcina
lutea dan penentuan golongan senyawa aktif secara bioautografi. Metode ekstraksi
yang digunakan adalah cara panas yaitu dengan cara reflux.
Uji daya antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Sarcina lutea ditentukan
dengan metode difusi agar menggunakan cylinder cup. Konsentrasi yang
digunakan pada fraksi heksan, kloroform dan etanol yaitu 40%. Dari hasil
penelitian menunjukkan bahwa fraksi heksan, kloroform dan etanol semuanya
menunjukkan adanya daya antibakteri. Untuk mengetahui senyawa yang terdapat
pada fraksi aktif rimpang Temu Giring, maka dilakukan skrining dengan cara
Kromatografi Lapis Tipis (KL T). Hasil analisis KL T menunjukkan bahwa pada
fraksi aktif rimpang Temu Giring terdapat senyawa minyak atsiri, terpenoid,
flavonoid, saponin dan kurkuminoid. Penentuan golongan senyawa aktif secara
bioautografi. pada fraksi heksan, kloroform dan etanol rimpang Temu Giring
didapatkan golongan minyak atsiri, terpenoid dan flavonoid teridentifikasi
menunjukkan adanya aktifitas antibakteri terhadap petumbuhan Sarcina lutea,
sedangkan golongan saponin dan kurkumin tidak.