Abstract :
Telah dilakukan perbandingan metode uji potensi dan metode uji sensitivitas
untuk penentuan daya antijamur ekstrak etanol daun sirih (Piper bette, L.) terhadap
Candida albicans. Bahan uji ekstrak daun sirih dibuat dengan cara maserasi dan
menggunakan cairan penyari etanol 80%. Cairan ekstrak yang didapat dipekatkan
dengan menggunakan waterbath dan rotary evaporator sampai diperoleh ekstrak
kental. Ekstrak kental tersebut kemudian diencerkan pada konsentrasi 1%, 2%, 3%,
dan 4%. Daya antijamur diukur berdasarkan diameter daerah hambatan pertumbuhan
jamur. Data yang diperoleh kemudian dianalisa dengan metode uji t-bebas. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa diameter daerah hambatan pertumbuhan jamur
Candida albicans oleh ekstrak etanol daun sirih (Piper betle, L.) pada metode uji
sensitivitas lebih besar dari metode uji potensi.