Abstract :
Air susu sapi merupakan bahan makanan yang mudah
rusak. Salah satu kerusakan yang sering dijumpai adalah
terjadinya penggumpalan. Oleh karena itu diusahakan
cara untuk mencegah penggumpalan susu antara lain
dengan penambahan sodium bikarbonat.
Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh
penambahan sodium bikarbonat terhadap penggumpalan air
susu sapi, penentuan Angka Lempeng Total Bakteri,
jumlah perkiraan terdekat (MPN) Koliform pada media LB
dan BGLBB, pertumbuhan Staphylococcus aureus pada media
VJA dan pertumbuhan Salmonella pada media SSA.
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa hanya sampel
tanpa penambahan sodium bikarbonat yang menggumpal pada
lama penyimpanan 8 jam. Nilai Angka Lempeng Total yang
memenuhi persyaratan tcrdapat pada sampel tanpa
penambahan sodium bikarbonat lama penyimpanan 2 jam dan
4 jam, pada sampel dengan penambahan sodium bikarbonat
250 mg/L dengan lama penyimpanan 2 jam, 4 jam dan 6
jam, serta pada sampel dengan penambahan sodium
bikarbonat 500 mg/l dengan lama penyimpanan 2 jam.
Terdapat bakteri Koliform pada air susu sapi tanpa atau
dengan penambahan sodium bikarbonat, terdapat pertumbuhan
bakteri Stapylococcus aureus pada air susu sapi
tanpa atau dengan penambahan sodium bikarbonat dan
tidak terdapat bakteri Salmonella tanpa atau dengan
penambahan sodium bikarbonat.