Abstract :
Menyadari potensi persaingan yang akan jauh lebih ketat dalam era pasar
global, beberapa industri mengambil tindakan positif pada masa sulit untuk berbenah
diri. Sebagai salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan oleh perusahaan adalah
tingginya biaya pengadaan material dalam bentuk suku cadang (spare parts).
Realibilitas peralatan merupakan faktor yang sangat penting untuk menurunkan harga
satuan produksi. Dengan mesin yang lebih realiable, maka lebih banyak produk yang
dapat diproduksi dengan lebih sedikit sisa barang yang gagal dihasilkan atau gagal
produksi.
Dalam industri sering terjadi kekeliruan dalam mengalokasikan sumber daya
secara tepat sesuai dengan kebutuhan. Sulitnya mengelola program maintenance
mesin produksi perusahaan yang terdiri dari beberapa mesin produksi yang memiliki
banyak parts, bila hanya dilakukan secara manual maka akan membawa hasil yang
kurang optimal. Maka diperlukan sebuah sistem aplikasi manajemen yang berkaitan
dengan perencanaan dan pengendalian pekerjaan pemeliharaan mesin industri.
CMMS (Computer Maintenance Management System) merupakan suatu
intergrated system yang melayani kebutuhan dalam melaksanakan pekerjaan
maintenance. CMMS bisa diterapkan secara universal di berbagai skala dan sektor
industri yang mengutamakan perlunya maintenance. Semakain kompleks suatu mesin
produksi, maka semakin diperlukan CMMS (Computer Maintenance Management
System) tersebut. Sebagai sebuah alat manajemen, sistem ini akan membantu
melakukan perencanaan pekerjaan maintenance baik untuk pekerjaan yang sudah
terjadwal maupun pekerjaan yang perlu dilakukan segera berdasarkan kebutuhan saat
ini. Sistem ini akan membantu Maintenance Planner dalam melakukan pekerjaannya,
yaitu untuk melakukan penjadwalan pekerjaan berdasarkan tenaga kerja dan waktu
yang tersedia.
Dengan mengelola data seperti ini, maka akan mudah menyimpan rekaman
aktifitas yang terjadi pada peralatan pabrik sehingga bisa digunakan sebagai bahan
analisa untuk meningkatkan reliabilitas mesin produksi perusahaan.