Abstract :
Perkembangan teknologi dm informasi yang semakin pesat akhir-akhir
ini menuntut semua badan usaha yang ada supaya tetap bertahan di dunia
usaha. Banyak cara yang dilakukan oleh badan usaha untuk memperbaiki
kekurangan- kekurangan yang ada dalam badan usaha seperti memperbaiki
penetapan strategi yang benar dan tepat, pelaksanaan audit untuk badan
usahanya baik melalui internal audit ataupun eksternal audit.
Dengan adanya pasar menjadikan banyak badan usaha yang berlomba
untukmmeraih pangsa pasar seluas mungkin. Untuk itu badan usaha harus
mempersiapkan diri sejak dini, mulai dari target penjualan, penyediaan barang
jadi, proses produksi dan sediaan bahan bakunya, karena jelas tanpa sediaan
bahan baku, suatu badan usaha industri, tidak akan dapat melaksanakan
aktivitas penjualan.
PT. "Y" adalah badan usaha yang bergerak di bidang industri pupuk.
Aktivitas pembelian, dalam hal ini pembelian bahan baku memegang peranan
penting dalam usaha tersebut, karena selain merupakan awal dari kegiatan
operasi badan usaha dalarn hal penyediaan bahan baku, juga seringkali
aktivitas pembelian disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu, khususnya
yang terlibat dalam serangkaian kegiatan tersebut. Penyelewengan yang terjadi
akibat lemahnya pengendalian internal juga tidak tersedianya bagian audit
yang independen untuk metakukan pem eriksaan dan penilaian terhadap
aktivitas-aktivitas yang ada, sehingga setiap penyelewengan maupun tindak
kecurangan dapat terdeteksi dan dapat ditindaklanjuti...