Abstract :
Semua perusahaan profit oriented pasti memiliki tujuan yang sama
yaitu memaksimalkan keuntungan. Beberapa perusahaan merasa bahwa
dengan melakukan kegiatan sosial dan lingkungan justru akan menambah
pengeluaran perusahaan, bukannya menambah profit. Akan tetapi, seiring
berjalannya waktu, peran perusahaan dalam hal tanggung jawab sosial saat
ini menjadi cukup penting untuk dipertimbangkan, khususnya bagi
perusahaan yang kegiatan operasionalnya berkaitan langsung dengan
sumber daya alam. Hal ini juga sudah diatur oleh pemerintah dalam UU
Perseroan Terbatas No 40 Tahun 2007 Pasal 74. Dengan menerapkan
program corporate social responsibility (CSR) maka selain dapat
menambah profit, juga dapat meningkatkan image dan reputasi perusahaan
di mata publik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan
antara Corporate Social Performance (CSP) dan Corporate Financial
Performance (CFP), lebih tepatnya ingin membuktikan apakah CSP
berpengaruh signifikan terhadap CFP ataukah sebaliknya. Untuk melakukan
penelitian tersebut, peneliti mengambil sampel dari perusahaan pada sektor
pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2010 sampai 2012 yang telah
menerbitkan laporan keuangan dan laporan tahunan serta telah
mengungkapkan CSP. Dengan mengacu pada Fu, Wang dan Jia (2013),
ada dua model yang digunakan yaitu Interactive Model dan Lead-Lag
Model. CSP diukur dengan menggunakan weighted approach, sedangkan
CFP diukur dengan menggunakan adjusted rate of return on equity
(AROE). Metode analisis yang dilakukan meliputi analisis statistik
deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji F, uji t, koefisien
determinan (R2), dan koefisien korelasi (r). Proses pengolahan data
dilakukan dengan menggunakan program Microsoft Excel 2007 dan
program SPSS 18.00 for Windows.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa CSP tidak terbukti
berpengaruh signifikan terhadap CFP, namun justru yang mempengaruhi
adalah CFP periode lalu, begitu pula sebaliknya, CFP juga tidak
berpengaruh signifikan terhadap CSP, namun justru yang mempengaruhi
adalah CSP periode lalu. Dari hasil uji koefisien korelasi, menunjukkan
bahwa CSP periode lalu ternyata memiliki hubungan negatif dengan CFP
periode ini meskipun tidak secara signifikan. Dilihat dari variabel
kontrolnya, ukuran perusahaan dan risiko perusahaan tidak berpengaruh
signifikan pada CSP dan CFP.