Abstract :
Produk krim antipenuaan dengan bahan aktif dari alam yang diformulasikan
sebagai sediaan kosmetika untuk aplikasi topikal merupakan salah satu perlindungan
tambahan. Salah satu bahan aktif yang digunakan untuk memperlambat penuaan
adalah ekstrak teh hijau. Oleh karena itu dibuat sediaan krim antipenuaan kombinasi
ekstrak: teh hijau dengan vitamin C yang dibandingkan dengan buthylhydroxitoluene
(BHT). Kemudian dilakukan uji stabilitas fisika sediaan dengan metode uji stabilitas
dipercepat (accelerated testing) yang menggunakan beberapa parameter uji, meliputi
organoleptis (bentuk, bau, warna), ukuran droplet, berat jenis, pH, viskositas, sifat alir
dan tipe emulsi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan krim uji yang
mengandung vitamin C lebih stabil dibandingakan dengan krim pembanding yang
mengandung BHT. Untuk krim uji ditinjau dari parameter berat jenis, viskositas, sifat
alir dan tipe emulsi dari tMingguO sampai tMinggu12 tetap stabil. Berat jenis pada tMingguO
0, 9502-1,1641 g/ml, pada tMinggu12 0, 9228-0,9979 g/ml, viskositas sediaan pada
tMingguO 8185-8196 cps, sedangkan pada tMinggu12 8186,2-8187,1 cps, sifat alir sediaan
pseudoplastik, tipe emulsi o/w. Sedangkan pada krim pembanding yang menunjukkan
kestabilan yang tetap pada tMingguO sampai tMmggu12 adalah parameter viskositas, sifat
alir, dan tipe emulsi. Viskositas pada tMingguo 8183,2-8187 cps sedangkan tMinggu12
8185,7-8186,7 cps, sifat alirnya pseudoplastik, tipe emulsi o/w. Dari beberapa
parameter yang stabil terdapat juga parameter yang tidak stabil. Pada krim uji mulai
dari tMingguO sampai tMinggu12 menunjukkan ketidakstabilan untuk parameter
organoleptis, ukuran droplet dan pH. Pada tMingguo sediaan berbentuk krim, berbau
lemah, berwarna putih, pada tMinggul2 berbentuk krim, berbau lemah, berwarna coklat
tua. Ukuran droplet pada tMingguO 32,8-38 µm pada tMinggu12 12,2-18,9 µm. pH sediaan
awal yaitu pada tMingguO 5,19-5,27 sedangkan pada tMinggul2 3,63-3,92. Sedangkan
untuk krim pembanding yang menunjukkan ketidakstabilan mulai dari tMingguo sampai
tMinggu12 adalah parameter organoleptis, ukuran droplet, berat jenis dan pH. Pada
tMingguO sediaan berbentuk krim, berbau lemah, berwarna putih sedangkan pada
tMinggu12 berbentuk krim, berbau lemah, berwama kuning tua. Ukuran dropletnya pada
tMingguo 22,1-67,9 µm, sedangkan pada tMinggu12 15,1-22,6 µm, beratjenis sediaan pada
tMingguO 0,9672-0,9869 g/ml, pada tMinggu12 0,9606-0,9696 g/ml, pH sediaan pada
tMingguO 4,85-4,87 sedangkan pada tMinggu12 4,22-4,29.