Abstract :
Penggunaan obat tradisional tingkat global terus meningkat. Demikian pula di
Indonesia yang didukung oleh sumber daya alam melimpah. Tidak lebih dari 30.000 jenis
tumbuhan dan 7.000 diantaranya tanaman berkhasiat. Peningkatan pemakaian obat
tradisional ini karena efek samping membahayakan jarang ditimbulkan
Obat tradisional untuk diabetes misalnya, sampai sekarang sudah banyak
dikembangkan. Ini karena tingkat penderita diabetes di Indonesia semakin meningkat.
Tanaman tradisional yang sudah diteliti khasiatnya untuk menurunkan kadar gula darah
karena diabetes yakni daun sambiloto, daun pare dan daun kumis kucing.
Masing-masing tanaman tersebut dapat menurunkan kadar gula darah namun
kurang optimal. Supaya penurunan kadar glukosa darah bisa optimal maka penulis
mencoba meneliti carnpuran ekstrak etanol daun pare 20%, daun sambiloto 64% dan
daun kumis kucing 16%. Kombinasi ketiga tanaman tersebut supaya dapat memberikan
efek yang sinergis dalam menurunkan kadar glukosa darah.
Diperoleh daya penurunan kadar glukosa darah kelompok kontrol dibandingkan
kelompok uji adalah 2,89%, sedangkan daya penurunan kadar glukosa darah kelompok
pembanding dibandingkan kelompok uji adalah 5,63%.
Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan bahwa campuran ekstrak etanol daun
pare 20%, daun sambiloto 64% dan daun kumis kucing 16% dosis 2,4 g/kg BB sebanyak
10 ml/kg BB tidak memiliki efek antihiperglikemik.