Abstract :
Dewasa ini banyak perusahaan yang saling bersaing
untuk berebut konsumen. Oleh karena itu PT 'S' sebagai
perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan produk
Jerigen berusaha keras meningkatkan kualitas produknya
untuk menguasai Pasar.
Ada 2 tahap proses produksi yaitu proses permesinan
(tahap I) dan proses manualing (tahap II). Selama ini
masih banyak cacat produk pada proses permesinan sehingga
perlu ditinjau faktor-faktor penyebab cacat tersebut.
Perusahaan melakukan inspeksi 100% pada kedua tahap
produksi sebagai jaminan kualitas produk. Disini akan
diterapkan sistem rancangan penarikan sampling tunggal
Military Standar 105D pada produk jadi . AQL yang dipakai
untuk mengendalikan produksi yaitu sebesar 0.65%
Cacat produk sering menimbulkan keruqian karena
diperlukan waktu dan biaya untuk produksi uIang, maka
faktor-faktor penyebab cacat perlu diketahui. Faktor
penyebab cacat terbesar diselidiki dengan menggunakan
diagram Pareto. Dalam hal ini dipakai 2 buah diagram
Pareto yaitu diaqram Pareto untuk proses permesinan dan
diagram Pareto untuk proses manualing. Dari hasil
penelitian, ternyata cacat terbesar pada proses
permesinan adalah cacat gembos. Sedangkan cacat terbesar
pada proses manual ing adalah cacat peyok. Untuk
memperbaikinya maka faktor-faktor penyebab cacat tersebut
dideteksi dengan menggunakan diagram sebab akibat.
Disini juga 'akan diperkenalkan Penggunaan peta
kontrol p serta peta kontrol x dan R akan untuk
mengendalikan proses produksi secara cepat.
Denqan menerapkan sistem pengendalian kualitas yang
sistematis, logis. ekonomis dan praktis maka diharapkan
ada peningkatan pada kualitas produk yanq dihasilkan dan
tujuan perusahaan untuk meningkatkan hasil produksi dapat
tercapai.