DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Beberapa Komponen Dapar Pada PH 6.0 Terhadap Laju Peruraian Dan Stabilitas Fisika Kloramfenikol Palmitat Dalam Sediaan Suspensi
Total View This Week0
Institusion
Universitas Surabaya
Author
Eka T., Marselina Theresia
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2014-04-15 10:06:32 
Abstract :
Stabilitas sediaan farmasi merupakan ha1 yang sangat penting diperhatikan, karena stabilitas sediaan berkaitan langsung dengan keberhasilan terapi dari suatu obat. Stabilitas sediaan farmasi terfokus pada stabilitas sediaan secara kimiawi, sebab stabilitas kimiawi dapat mempengaruhi stabilitas sediaan secara menyeluruh. Stabilitas sediaan di pengaruhi faktor dari luar dan dari dalam sediaan. Dari dalam sediaan salah satunya adalah komponen dapar yang dipakai untuk mengatur pH dan mempertahankan pH sediaan. Hasil penelitian terdahulu mengenai stabilitas kloramfenikol laju peruraiannya dikatalisis asam basa umum (katalisis oleh komponen dapar) yaitu oleh ion monohidrogen fosfat, asam asetat tak terdisosiasi, ion mono dan dihidrogen sitrat. Dalam bentuk suspensi oral digunakan kloramfenikol palmitat yang lebih stabil, karena lebih sukar larut sehingga lebih sulit mengalami peruraian. Pada penelitian ini ingin di ketahui pengaruh komponen dapar pada pH 6,O terhadap laju peruraian dan stabilitas fisika sediaan suspensi kloram fenikol palmitat dan mencari dapar yang tepat untuk sediaan suspensi kloramfenikol palmitat. Berdasarkan pH optimum kloramfenikol maka dilakukan pengamatan pada pH 6,O dengan dapar asam sitrat-natrium sitrat (formuia A), asam sitratnatrium fosfat (formula B), natrium dihidrogen fosfatdinatriurn hidrogen fosfat (formula C) dan dinatrium hidrogen sitrat-natrium sitrat (Formula D). Parameter stabilitas kimia adalah kadar dan pH, sedangkan stabilitas fisika adalah organoleptis, viskositas dan bobot jenis sediaan. Penetapan kadar dilakukan dengan metode spektrofotometri ultra violet. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan harga tetapan laju peruraian, t 1/2 dan t 90% sediaan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa laju peruraian terkecil, t 1/2 dan t 90% terbesar adalah formula A dengan dapar asam sitrat-natrium sitrat. 
Institution Info

Universitas Surabaya