Abstract :
Pada penelitian ini dilakukan uji efek ekstrak air pelepah daun sere
( Cymbopogon citratus (DC.) Stapf.) terhadap berat eksudat pada tikus putih betina inflamasi akibat induksi castor oil secara sub kutan pada tengkuk tikus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak air pelepah daun sere (Cymbopogoncitratus (DC.) Stapf.) dalam menghambat pembentukan eksudat. Dalam penelitian ini digunakan 24 ekor tikus putih betina yang dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok kontrol 8 ekor, kelompok pembanding 8 ekor, dan kelompok uji 8 ekor.
Kelompok kontrol diberi aquadem 15 ml/kg BB p.o, kelompok pembanding diberi suspensi prednisolon 0,3 g/kg BB p.o, kelompok uji diberi ekstrak air pelepah daun sere7,5 g/kg BB p.o, yang masing-masing kelompok diberi perlakuan selama 10 hari berturut-turut. Sepuluh hari setelah perlakuan semua tikus dibedah untuk mengambil eksudat dengan bantuan kapas lalu ditimbang. Efek antiinflamasi pelepah daun sere diukur berdasarkan kemampuannya menghambat pembentukan eksudat yang dapat dilihat dari penurunan berat eksudat antara kelompok uji dibandingkan dengan kelompok kontrol. Dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak air pelepah daun sere (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf.) mampu menghambat pembentukan eksudat.