Abstract :
Prestasi belajar merupakan suatu ukuran pemahaman siswa yang diperoleh
melalui pengalaman selama belajar. Tugas belajar di sekolah merupakan tanggung jawab
yang seluruhnya dipercayakan kepada siswa Rintangan yang sering dihadapi siswa antara
lain kurangnya motivasi, belajar kurang teratur, kurang disiplin dan faktor keluarga Oleh
karena itu bagi siswa perlu menerapkan pengetahuan tentang manajemen waktu dan juga
membutuhkan dukungan sosial orang tua untuk meringankan beban dalam menyelesaikan
tugas - tugas tersebut. Dengan demikian, penelitian ini di lakukan dengan tujuan untuk
mengetahui apakah memang terdapat hubungan antara kemampuan manajemen waktu
dan dukungan sosial orang tua dengan prestasi belajar pada siswa.
Subyek penelitian ini adalah siswa SMUN 3 Surabaya kelas 2.4 sebanyak 40
orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Data tentang
kemampuan manajemen waktu dan dukungan sosial orang tua diungkap dengan angket;
data prestasi belajar diperoleh dari nilai pelajaran dalam rapor. Uji hipotesis
menggunakan anareg dan korelasi parsial.
Hasil penelitian ini untuk menguji hubungan antara dukungan sosial dengan
prestasi belajar, sehingga diperoleh hasil r = 0,391 dan p = 0,014. Hasil ini menunjukkan
ada hubungan yang signiftkan antara dukungan sosial orang tua dengan prestasi belajar.
Selain itu, pada penelitian ini juga menggunakan variabel kemampuan manajemen waktu,
untuk melihat apakah variabel tersebut juga bisa mempengaruhi prestasi belajar. Hasil
yang diperoleh sebesar r = 0,33 7 dan p = 0,036. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada
hubungan yang signifikan antara kemampuan manajemen waktu dengan prestasi belajar.
Dari hubungan kedua variabel tersebut dapat diperoleh hasil F = 9,607 dan p <0,05. Hasil
ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kemampuan manajemen waktu dan
dukungan sosial orang tua dengan prestasi belajar.
Berdasarkan hasil penelitian, maka saran yang dapat diberikan adalah pihak
sekolah hendaknya memberikan pelatihan yang terkait dengan belajar, misalnya
manajemen waktu. Hal ini agar siswa dapat mempersiapkan dirinya dalam mencapai
tujuan dan bisa mempertahankan serta meningkatkan prestasi belajarnya.