Abstract :
Penelitian tentang sensitivitas bakteri Salmonella di Indonesia, khususnya di
Surabaya telah banyak dilakukan, terutama di rumah sakit, tempat pasien dirawat. Akan
tetapi publikasinya sangat terbatas. Maka dari itu perlu dilakukan pengoleksian terhadap
isolat Salmonella untuk mengetahui sensitivitas isolat Salmonella di Surabaya.
Penelitian eksperimental deskriptif ini dilakukan dengan cara mengoleksi isolat
Salmonella dari RSUD Dr. Soetomo dan Balai Laboratorium Kesehatan Surabaya
kemudian dilakukan uji sensitivitas koleksi isolat tersebut dengan metode difusi agar.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa isolat yang terkumpul dari RSUD Dr. Soetomo
Surabaya dan Balai Laboratorium Kesehatan Surabaya selama 4 bulan adalah sebanyak
20 isolat yang terdiri dari 17 isolat Salmonella spp., 2 isolat Salmonella typhi, dan 1
,isolat Salmonella paratyphi A. Dari 20 koleksi iso1at ini didapatkan data sensitivitas
terhadap berbagai macam antJ.biotika yang berbeda-beda. Antibiotika yang bagi koleksi
isolat-isolat Salmonella spp. masih sensitif (100% isolat) adalah amikasin 30 11g,
1doramfenikol 30 11g, siprofloksasin 5 11g, amoksisilin-asam klavulanat 30 11g, dan
imipenem 10 11g. Sedangkan antibiotika yang bagi koleksi isolat-isolat Salmonella
tersebut te1ah banyak yang resisten (70,59% isolat) adalah ampisilin 10 11g, sefalotin 30
11g, sefuroksim 30 11g, dan tikarsilin 75 11g. Sedangkan isolat Salmonella typhi dan S.
paratyphiA masih sensitifterhadap semua (100%) antibiotika uji.