Abstract :
Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode Potensiasi
Pethidin. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui Potensiasi analgesik
Ekstrak air rim pang Dringo (Acarus calamus L.) dan Pethidin HCI. Pada
penelitian ini menggunakan 30 ekor mencit putih jantan yang dibagi dalam tiga
kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 10 ekor. Kelompok pertama sebagai
kontrol, masing-masing mencit diberi aquadest 0,3 ml/20 g BB. Kelompok kedua
sebagai pembanding masing-masing mencit diberi Pethidin HCl 35 mg/kg BB dan
kelompok ketiga sebagai kelompok uji, masing-masing mencit diberi ekstrak air
rimpang Dringo 3 g/kg BB dan Pethidin HCI 35 mg/kg BB. Berdasarkan hasil
statistik, menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol
dengan kelompok pembanding dan kelompok uji, serta kelompok pembanding
dengan kelompok uji. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian kombinasi ekstrak
air rimpang Dringo 3 g/kg BB dan Pethidin HCI 35 mg/kg BB menghasilkan
peningkatan daya analgesik jika dibandingkan dengan Pemberian Pethidin HCI
tunggal 35 mg/kg BB, namun tidak terlihat adanya potensiasi antara kedua bahan
obat tersebut.