Institusion
Universitas Surabaya
Author
Sugianto, Laura Lingguina
Sari, Ella Puspita
Miranda, Alyssa
Subject
QD Chemistry
Datestamp
2024-03-18 10:35:37
Abstract :
C6H6 atau biasa dikenal dengan benzena merupakan senyawa hidrokarbon berbentuk cair dan biasa digunakan sebagai bahan baku pembuatan produk kimia lain. Benzena diproduksi dengan proses hidrodealkilasi termal dengan mereaksikan toluena dan hidrogen pada suhu dan tekanan tinggi. Hidrodealkilasi termal dipilih karena produk samping yang dihasilkan lebih rendah dengan yield benzena yang tinggi. Selain itu, proses ini dinilai lebih ekonomis karena tidak membutuhkan katalis. Produksi benzena dibagi menjadi 3 tahap, yakni proses persiapan bahan baku, proses hidrodealkilasi termal, dan proses pemurnian produk. Pada persiapan bahan baku,
toluena dan gas hidrogen akan dipanaskan dan dikompresi hingga mencapai 633#8451 dan tekanan 33,95 atm. Selanjutnya umpan direaksikan menggunakan plug flow reactor sebagai tempat berlangsungnya proses hidrodealkilasi termal. Selanjutnya, produk benzena dan produk samping bifenil diperoleh melalui proses distilasi. Dengan kapasitas produksi sebesar 55.000 ton/tahun dan tenaga kerja sebanyak 105 orang, diperlukan bahan baku toluena dan hidrogen 104.179.720 kg/tahun dan 1.052.320,41 kg/tahun. Proses pembuatan benzena ini memiliki modal yang berasal
dari 60 modal sendiri dan 40 modal pinjaman dengan bunga sebesar 7,9/tahun dan laju inflasi sebesar 2,5. Dari hasil analisa ekonomi, diperoleh total modal investasi sebesar Rp513.601.309.426,60, IRR sebesar 58,64, POT 2,88 tahun sejak konstruksi, dan Break Even Point (BEP) 52,55 dari kapasitas produksi.