Abstract :
Salah satu industri yang terus berkembang bahkan melewati
krisis ini adalah industri produk shampoo, apalagi dengan
profit margin yang tinggi. Pengelolaan yang baik akan mampu
menjadikan bisnis ini sebagai bisnis yang sangat menguntungkan. Tingkat pertumbuhan industri dan persaingan
yang semakin luas, karena adanya globalisasi dan arus
informasi yang begitu deras menyebabkan tiap badan usaha
harus mulai mempersiapkan untuk persaingan yang sangat
ketat. Strategi dan manajemen badan usaha amat penting bagi
kelangsungan hidup badan usaha. Strategi yang jitu tanpa
bisa diterapkan adalah sia-sia Untuk membantu memanage
strategi, melihat feedback, dan sebagai arahan untuk mencapai tujuan badan usaha maka dibutuhkan pengukuran.
Pengukuran finansial tidaklah cukup karena hanya sebagai
indikator akhir atas hasil kinerja, ditambahnya pengukuran
non-finansial akan mampu memberikan feedback yang lebih
cepat dan pengaturan atas kinerja operasional namun tetap
belum dapat membantu memanage strategi karena terlalu luas.
Manajemen membutuhkan pengukuran kinerja yang komprehensif
dan terpadu yang menyeimbangkan pengukuran finansial dan non
finansial, yaitu balance scorecard. Balance scorecard menilai kinerja dari empat perspektif yang berbeda, yaitu
financial perspective, customer perspective, internal
business process perspective, learning and growth perspective. Dalam tiap perspective ditentukan sejumlah
critical success factor yang sangat menentukkan keberhasilan
badan usaha dalam menjalankan strategi. Financial perspective mengukur sales growth, profit margin, return on
investment. Customer perspective akan menilai customer
acqusition, customer retention, on time delivery, profit
sharing to distributor index. Sedangkan untuk internal
business process perspective akan menilai Time to develop
next generation of product, defect Rate, yield Rate.
Sedangkan learning and growth perspective tidak digunakan
karena tidak menjadi kunci penting dalam pencapaian strategi
badan usaha. Semua perspective diatas akan membantu
mengarahkan dan memanajemen langkah-langkah menjalankan
strategi badan usaha mencapai goal dari organisasi. Tiap-tiap perspektif saling terkait dan berpengaruh.
Peningkatan dalam internal business process perspective
otomatis akan meningkatkan pelayanan dan kepuasan konsumen
yang merupakan customer perspective. Customer adalah sumber
pendapatan badan usaha, tentu akan terkait juga pada
financial perspective. Karena setiap aktivitas dalam badan
usaha terkait dengan aktivitas lainnya, maka evaluasi
setiap aktivitas kunci akan mendorong kinerja badan usaha
secara keseluruhan dalam menjalankan strategi