Abstract :
Penciptaan sustainable competitive advantage di tengah
kondisi persaingan bisnis yang semakin ketat sangatlah sulit
karena strategi bersaing generik yakni cost leadership,
differentiation dan focus tidak dapat lagi diterapkan.
Satu-satunya jalan yang bisa ditempuh adalah dengan
menghadapi persaingan tersebut secara head-on dengan
menerapkan confrontation strategy guna menciptakan suatu
temporary competitive advantage agar badan usaha dapat
survive. Penciptaan temporary competitve advantage ini
dilakukan melalui pengelolaan 3 karakteristik dalam survival
triplet secara agresif yaitu melalui cost, quality dan
functionality. Pada mulanya PT Multimegah Abadi juga mengalami kondisi dimana ketatnya persaingan bisnis
takterelakkan. Para pesaing bermunculan yang masing-masing
berusaha menjadi yang terbaik dalam segi mutu dan variasi
produk untuk dapat merebut pangsa pasar yang dalam hal ini
satu- satunya konsumen tunggal produk mebel kayu Indonesia
adalah Jepang. Berbagai serangan dan hambatan dari pesaing
seringkali menyulitkan untuk dapat memposisikan produk yang
diunggulkan ditambah pula dengan semakin selektifnya
konsumen dan cenderung menuntut produk yang benar-benar
berkualitas. Pengelolaan survival triplet dilakukan oleh
PT Multimegah Abadi untuk bisa menerapkan confrontation
strategy untuk keluar dari kemelut ini. Usaha yang dilakukan
sesuai dengan karakteristik-karakteristik dalam survival
triplet adalah dengan memanage cost system secara efektif
dengan menurunkan dan mengendalikan biaya guna mengoperasikan confrontation strategy. Manajemen biaya
dilakukan agar biaya menjadi seefisien mungkin melalui
continuous improvement dalam proses produksi maupun dalam
produk yang dihasilkan melalui Kaizen Costing System.
Disini Kaizen costing dituntut untuk dapat berperan aktif
dalam pengelolaan survival triplet yang maka disinilah letak
perbedaan Kaizen costing ini dengan Kaizen costing pada
umumnya. Penghematan yang terjadi akibat usaha Kaizen
membawa dampak penetapan kembali harga jual secara lebih
tepat tanpa harus mengabaikan quality dan functionality dari
produk yang dihasilkan. Otomatis kontribusi laba yang
diperoleh juga bertambah besar. Usaha Kaizen yang dilakukan
secara terus-menerus oleh PT Multimegah. Abadi dengan tetap
memperhatikan keterbatasan-keterbatasannya sehingga tercipta
suatu temporary competitive advantage menghantarkan PT
Multimegah Abadi menuju kesuksesan dalam usahanya untuk tetap survive.