Abstract :
Dikeluarkannya SK Menkeu No. 135/KMK/05/2000. yang memberikan dispensasi kepada industri untuk mengimpor gula
sebagai bahan bakunya dengan BM nol persen mengakibatkan
industri gula dalam negeri diambang kehancuran. Kenaikan
insentif petani yang ditetapkan oleh pemerintah
mengakibatkan kenaikan beban biaya produksi pada PT. PG
Candi Baru Sidoarjo. Dampak lain akibat dikeluarkannya
SK Menkeu adalah negara lain dapat menjual dengan harga
jauh dibawah biaya produksinya. Hal ini mendorong PT. PG
Candi Baru untuk lebih kompetitif agar dapat bertahan dalam
persaingan dengan melakukan berbagai langkah perbaikan pada
proses produksi daripada meningkatkan harga jual yang akan
menyebabkan keengganan konsumen untuk membeli atau
beralihnya konsumen untuk membeli di produk gula import.
Langkah perbaikan pada proses produksi dapat dilakukan
dengan menerapkan Sistem Informasi Akuntansi yang Terkomputerisasi. Dengan Sistem Informasi Akuntansi yang
Terkomputerisasi diharapkan dapat mengurangi atau bahkan
menghindari segala bentuk kecurangan baik yang dilakukan
oleh pihak internal maupun pihak eksternal, yaitu dengan
adanya internal control yang lebih ketat atas segala
aktivitas yang terjadi pada proses produksi. PT. PG Candi
Baru Sidoarjo dapat mengendalikan beban produksinya dengan
baik apabila telah menerapkan on-line system dalam pemrosesan dokumen yakni dengan memanfaatkan EDP yang ada
untuk digunakan pada semua aktivitas perusahaan. Setelah
adanya penerapan on-line system maka perlu adanya
pengendalian internal yang dapat digunakan untuk memenuhi
tujuan perusahaan yakni: menjaga kekayaan organisasi,
mengecek ketelitian operasi badan usaha, mendorong efisiensi
operasi badan usaha, mendorong dipatuhinya kebijakan
manajemen yang telah ditetapkan setiap unsur/elemen
mempunyai kaitan langaung dengan sistem pengendalian internal badan usaha. Kemudian perlu dianalisis untuk
menentukan usaha perbaikan selanjutnya. Sistem informasi
akuntansi yang terkomputerisasi akan dapat tercapai apabila
mendapat dukungan dari semua pekerja yang ada pada PT. PG
Candi Baru. Adanya kombinasi filosofi top down dan bottom
up yang melibatkan semua pekerja pada PT. PG Candi Baru
Sidoarjo sangat mendukung program pengurangan biaya, karena
kekuatan kombinasi tersebut adalah adanya komitmen untuk
mencapai pengurangan biaya pada setiap level badan usaha.