Abstract :
Telah dilakukan penelitian tentang daya antimikroba dari ekstrak etanol daun saga (Abrus precatorius L) terhadap Escherichia coli dan Candida albicans. Daun saga diekstraksi dengan cara maserasi kinetik menggunakan etanol 80% sebagai larutan penyari. Uji daya antimikroba dilakukan dengan metode difusi agar menggunakan cylinder cup. Daya antimikroba diukur berdasarkan Iebar diameter daerah hambatan pertumbuhan mikroba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun saga mempunyai daya antimikroba terhadap Escherichia coli, sedangkan terhadap Candida albicans tidak. Ekstrak etanol daun saga (Abrus precatorius L) tidak dapat disetarakan dengan larutan kloramfenikol karena diameter daerah hambatan ekstrak etanol daun saga tidak masuk dalam rentang diameter daerah hambatan larutan kloramfenikol.